Stuctural Integrity Assessment
Salah satu bidang yang menjadi Spesialisasi kami di PT. ZEKON Indonesia yaitu Structural Integrity Assessment atau juga kadang disebut Structural Forensic Assessment. Dimana fungsi dari kajian yang dilakukan oleh konsultan meng-evaluasi kelaikan suatu struktur atau bangunan terhadap beban yang bekerja sesuai standard ataua kaidah desain dan juga berfungsi normal sesuai kaidah desain.
Input Data Primer
Structural Integrity Assessment di mulai dengan melakukan pengumpulan data data awal yang di butuhkan dalam tahap berikut nya yaitu tahap permodelan. Permodelan memerlukan beberapa input data sebagai berikut:
- Kondisi Visual struktur eksisting
- Konfigurasi struktur global
- Sizing dari setiap member struktur
- Mechanical properties dari setiap member struktur
- Physical properties dari setiap elemen member struktur
- Pengecekan terhadap intensitas Korosi
- Topografi kontur dan situasi dari struktur
- Bathymetry atau pengukuran Hydrology untuk struktur di atas air
- dll
Input Data Sekunder
Tidak hanya survey Primer namun pengecekan terhadap eksisting stuktur harus di dukung dengan data sekunder yang dimiliki oleh pemilik aset tersebut. Data sekunder bertujuan untuk mengetahui kondisi awal struktur saaat pertama kali struktur tersebut di desain oleh designer dan atau saat pertama kali ter konstruksi. adapun data data
yang di butuhkan antara lain:
- Previous Design Engineering Report dan Drawings
- As Built Drawing
- Soil Investigation Report
- Defect Checklist saat konstruksi, jika ada.
Apa Kata Mereka?
Budaya K3 ada pada diri kita sendiri. Bekerja aman itu gak ribet jika budaya K3 melekat pada diri kita.
Nurholidin,
Driller.

